Impian Yang Tak Hilang
Garis
Kehidupan melahirkan Impian-Impian..
Setiap
Insan Manusia Mampu untuk bermimpi...
Namun..
Tidak
Setiap Insan Manusia Mampu untuk Mewujudkan-nya..
Hanya
Kesejukan Pagi
Dan
Indahnya
Senja di Sore Hari
Yang
Mengantarkan Semangat dan Tekad Untuk Berusaha
Tanpa
mengenal Lelah
Rintangan
dan Halangan
Ibarat
Makan dan Minum
Selalu
kita jumpai setiap Hari
Terus
Berusaha untuk meraih Mimpi
Hingga
Mimpi itu terwujud.
Lisa yang berangkat ke
Kota perancis, mempunyai banyak impian untuk memulai segala sesuatu dari awal
dan ingin menikmati indah nya sebuah kehidupan Baru, impian, semua orang
berharap dengan mengejar impian, semua bakal terwujud padahal belum tentu semua
orang berhasil mengejar impian.
Dalam perjalanan Kuliah
perancis, Lisa menemukan banyak tantangan dan rintangan terutama terhadap “masa
lalu” yang merupakan pijakan langkah untuk terus berkarya dan menantap masa
depan yang baik, Lisa berusaha untuk tidak “melupakan” namun mengenang sebagai
kenangan yang indah.
Masa
Lalu Ibarat Benang yang mulai di buat menjadi Baju
Pengalaman yang pahit
di perlukan untuk melewati sebuah hasil yang memukau, memang perasaan Lisa di
masa lalu masih berbekas namun semangat untuk merubah dan menikmati kehidupan
mengantar Lisa untuk menunjukan seberapa pantas dia untuk meraih apa yang di
impikan nya.
Semua ini berkat
dukungan sahabat Lama dan Paman nya sehingga ketika ia bertemu dengan Sam, ia
mampu untuk melewati hambatan perasaan yang pernah ia alami, ia lebih mahir
untuk menilai dan mengamati sebelum mengatakan cinta, walaupun ia bertemu
dengan Sam sudah merasa cocok namun ia lebih berhati-hati karena ia belum
mengenal Sam secara keseluruhan.
Selain masalah
percintaan, ia menghadapi matakuliah yang rumit, nilai-nilai kuliah ia mulai
mengalami penurunan karena ada beberapa matakuliah yang terlalu sulit di
mengerti, sehingga ia perlu rajin belajar dan lebih banyak bergaul di
Lingkungan kampus tersebut, Kampus tersebut adalah Kampus favorit di sana,
Walious Ar, adalah nama Kampus di Kota perancis tepatnya ibu Kota paris.
Maka ia mengikuti
beberapa kegiatan seperti kegiatan Mahasiswa Seni dan Music, ia mulai memahami
bagaimana beradaptasi di perkuliahan menjelang semster 2 dan 3 di mana sudah
akan di bagi jurusan, Lisa mengambil jurusan Art di mana terdapat beberapa
bagian yang perlu ia dalami lagi seperti Seni Lukis, Seni Music, Seni Tari.
Lalu ketika Ia telah
menyelesaikan semeter awal, Ia di perhadapkan untuk memilih bagian mana yang
perlu ia dalami... Lisa mulai berpikir dalam Hati
Jika
Aku mengambil Seni Lukis,
Aku
Lumayan bisa untuk melukis
Dan
pernah Juara waktu Aku Sekolah Dasar
Namun
Untuk
Seni Music dan Seni Tari
Masih
belum ada Gambaran
Maupun
Keahilan
Maka Lisa memutuskan
untuk mengambil Bagian Seni Lukis.
Bersambung...
Comments
Post a Comment