Awan yang Bersembunyi Dalam Diam
Ketika
Awan Sudah merekah di dalam sinar rembulan, malam itu masih ada wanita yang
masih mencari arti cinta sesungguhnya, padahal cinta tidak dapat dipelajari
namun dapat diresapi sehingga setiap insan manusia dapat melukiskan pelangi
setelah hujan.
Di dalam perpusatakaan tersebut, ia
masih mencari kata-kata tersebut hingga beberapa buku sudah dibuka &
dilihat, namun ia masih belum mengerti tentang implementasi cinta tersebut,
hingga akhirnya ia menemukan bahwa
Cinta adalah
Langkah yang perlu di Lakukan bukan untuk dipelajari
Di sisi yang lain ada seorang pemuda
yang sedang membaca sercarik kertas yang telah jatuh dekat dengan wanita yang
dia sukai, sambil duduk menikmati hangatnya sinar rembulan, ia membaca setiap kata
demi kata
Andai Ia Tahu Perasaanku
Sesungguhnya Aku sangat mencintai Dia
Namun..
Sayang Ia tidak menyadarinya
Atau
Aku yang takut untuk tersakiti
Dengan Semua Kenangan Pahit dimasa Lalu
Lalu pemuda yang bernama chris
ini merenungkan tulisan tersebut, Dalam hati Ia renungkan, apakah yang di maksud adalah Aku?... Tidak Mungkin, Sungguh Ironis jika
memang Ia menyukaiku, (ternyata Chris sudah di jodohkan dengan orang Lain)..
Setelah Perjalanan Panjang kedua orang tersebut, pulang
dengan perenungan masing-masing orang tersebut sambil menatap awan.. Kapan kita bisa mengutarakan hati kita?
Malampun sudah berlalu, hingga
berlanjut pagi menjelang, banyak hal yang dilakukan oleh mereka berdua dalam
masalah perkuliahan yang dihadapi hingga suatu saat Chris memberikan sercarik
kertas yang pernah ia temukan,
Chris : ... (Diam tidak berbicara sambil menyerahkan
kertas)
Hanny : Apa
ini?... Sambil Membuka kertas tersebut, Kau sudah membacanya?
Chris : Hmm...
Iya, tapi...
Hanny : Jadi,
Kau sudah mengerti maksudku?..
Chris : Tidak
Mungkin.. Sekalipun iya, terasa sulit..
Hanny : Kenapa?..
Sambil berkaca-kaca... Apakah karena
aku tidak pantas?
Chris : Bukan
itu... tapii..
Hanny : tapi
apa?... Sambil memegang dua lengan Chris
Chris : Tapi
karena aku sudah punya tunangan.. Sambil
menunjukan Cincinya
Perasaan
Hanny terpuruk dan berkeping-keping, bagaimana mungkin ini semua bisa terjadi,
sungguh amat sangat disayangkan, cinta dua orang yang sungguh mencintai perlu
direlakan untuk di lepaskan, memang cinta merupakan hak setiap orang namun
tidak semua cinta dapat bersemi & bermekar ditempat yang tepat.
Seperti Awan yang yang terkadang
menutupi matahari maupun bulan, ia datang & pergi tanpa diminta, dipercayai
& dihormati, ia hanya kumpulan butiran angin, begitulah teorinya.
Hanny
sudah tidak berbicara apapun, ia hanya dapat terpaku dan menangis, sehingga
Chris tidak enak hati & berpikir cara yang terbaik untuk memberikan solusi
untuk kepedihan hati yang sudah terjadi,
Chris :
Maaf, Mungkin ada orang lain
yang masih mencintaimu & sayang padamu
Lagipula, Kamu masih punya mimpi, harapan &
orang-orang yang peduli padamu
Lalu Hanny diam sejenak, ia pergi dari sana, dari hadapan
Chris, Tanpa berkata-kata
Namun
ada orang yang melihat persitiwa tersebut, apakah orang itu yang mencintai
dengan tulus pada hanny..
Sungguh
seperti menerawang dalam awan
Bersambung..
Comments
Post a Comment